I AND MY IMM (AKU DAN IMM KU) - IMM FEB UNISMUH MAKASSAR

IMM FEB

  • VISIONER
  • SPIRITUAL
  • INTELEKTUAL
  • HUMANITAS

Hot

PIKOM IMM FEB UNISMUH MAKASSAR

Minggu, 04 November 2018

I AND MY IMM (AKU DAN IMM KU)

Teruntuk IMM ku sejak awal aku tidak begitu mengenalmu yang aku tau kau hanyalah bagian dari sebuah organisasi. aku berfikir bahwa hanya sebagian kecil yang mengenal dirimu, sebut saja aku, aku hanya mengenalmu karna aku kuliah di kampus yang mewajibkan untuk mengenal dirimu kalau bukan karna aku disini kita mungkin tidak saling mengenal.

Pernahkah kau bertanya mengapa aku masuk dan bersama dalam ikatanmu? Pernahkah kau penasaran dengan motivasiku untuk berjuang denganmu? Jika kau menebak, jangan mengira bahwa aku masuk di IMM karena aku mencari popularitas, sekedar mencari relasi atau hanya sekedar menghilangkan status ‘kupu-kupu’ (kuliah pulang-kuliah pulang).

Dua alasan logis yang bisa kusampaikan; bahwa IMM adalah dua elemen bagiku, yaitu keluarga dan perjuangan. Keluarga yang (selalu) mengobatiku saat terluka dan menemani saat tertawa bersama, dan perjuanganku dalam mensukseskan dakwah Muhammadiyah di kehidupan dan lingkunganku, terutama kampus. Kedua alasan yang selalu kutekankan dan kujalani…

dan akhirnya kau tahu, IMM?

Aku menjadi bagian dari IMM memang dari sebuah keterpaksaan diri, awalnya. Melihat banyak sosok yang tergolong “hebat” menurutku, itu sudah cukup menginspirasi. Tapi entah, apa yang membuatku masih berfikir bahwa kerjaku hanya sebatas karena tuntutan saja. Lama, perlahan, proses, belajar, mencari, menggali, aku temukan apa yang menyebabkan aku nyaman berada disini. Mungkin prosesku dapat dikategorikan proses yang lama dalam memahami perasaanku sendiri dengan IMM. Tapi itulah aku, aku belajar dari proses yang ada untuk memahami IMM ini.

Cobalah belajar mencintai tanpa harus disuruh untuk mencintai, cobalah untuk selalu belajar ikhlas karena memang ikhlas itu butuh paksaan untuk menjadikan terbiasa. Cinta dan ikhlas, adalah kombinasi yang tepat menurutku untuk tetap bertahan dalam ikatan ini. Jangan mengharapkan banyak hal di IMM, IMM tak akan memberimu apa – apa jika kita semua memang tak berbuat apa – apa untuk IMM. Tapi cobalah berharap tentang kemajuan IMM dengan melakukan apa saja untuknya, InsyaAllah-Allah akan selalu melimpahkan banyak nikmat kepada kita. Sehingga kita selalu berusaha untuk bisa menghidupi IMM.

Karena sudah sepatutnya kita menghidupi IMM jangan kita yg mau di hidupi oleh IMM.

Jadi, Untuk apa aku di IMM? Untuk menghidupi IMM yang merupakan salah satu ortom Muhammadiyah serta wadah mendekatkan diri kepada Allah. Untuk siapa aku di IMM? Jawablah dengan keras dan tegas, “untukmu IMM.”

Teman-temanku, masa depanku akulah yang menentukan; masa depan Anda, Anda pulalah yang harus menentukan. Tapi masa depan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah? Kitalah yang menentukan. Bekerjalah dengan cinta sahabatku, titik jenuh itu pasti ada, tapi yakinlah Allah selalu bersama ummatnya yang mau berusaha berdakwah di jalan-Nya.

Billahi Fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khoirat.



Oleh : NURAIMA (SEKBIDIM VISIONER)
IMM FEB Unismuh Makassar 
Periode 2018-2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad